Program Studi

Manajemen Sumberdaya Perairan

Sertifikasi

Mandat

Mengembangkan ilmu pengeloalan sumber daya perairan (tawar, payau, dan laut) yang berkaitan dengan kelestarian, konservasi, ekosistem perairan dan perikanan berkelanjutan.

Keluaran lulusan

Lulusan mampu dan kompeten dalam merencanakan, mengeksekusi, mengawasi, dan mengevaluasi ekosistem perairan untuk pemanfaatan sumberdaya secara optimum dan berkelanjutan demi mencapai ekosistem yang lestari dan masyarakat yang sejahtera. Hal ini dapat dicapai dengan menguasai pengetahuan dasar, kemampuan teknis dan manajerial di berbagai aspek, meliputi: produktivitas, bio-ekologi, kesehatan dan pengontrolan pencemaran, konservasi, ekowisata perairan, dan dinamika stok perikanan berdasarkan pendekatan ekosistem untuk selanjutnya dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan dalam bekerja baik secara personal maupun dalam kelompok dengan pembimbingan dan pendampingan sesuai kebutuhan.

Struktur program

Program S1 MSP harus memenuhi 144 SKS yang dikelompokkan sebagai berikut:

Mata kuliah Jumlah SKS
Kompetensi umum 31
Pengetahuan dasar perikanan 8
Kewirausahaan dan soft skill 6
Kompetensi utama MSP 90
Kompetensi pendukung 9
Olahraga dan seni 1 (tidak termasuk dalam penghitungan IPK)

Keluaran pembelajaran:

  1. Mampu mengaplikasikan teknik perencanaan dan pengelolaan sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, dan sumberdaya lingkungan melalui pendekatan proses identifikasi, analisis, penghitungan, dan interpretasi terhadap tipologi ekosistem perairan beserta komponennya yang dilakukan secara optimal, partisipatif, dan berkelanjutan pada ekosistem perairan tertentu.
  2. Menguasai prinsip-prinsip pengetahuan dan pengelolaan sumberdaya perairan, sumberdaya perikanan, dan sumberdaya lingkungan berdasarkan kesehatan lingkungan perairan, dinamika dan tipologi sumberdaya perairan, konsep konservasi dan ekowisata, dan teori dinamika dan sumberdaya perikanan, sehingga menjadi kompeten untuk mengaplikasikan dan mengkomunikasikan pengelolaan perairan, perikanan dan sumberdaya lingkungan
  3. Mampu untuk membuat keputusan strategis berdasarkan informasi dan analisis data, dan instruksi untuk memilih solusi alternatif secara akademik dan mandiri, serta mampu bekerja dalam kelompok kecil untuk mengaplikasikan pengelolaan sumberdaya perairan, sumberdaya lingkungan dan perikanan dengan bimbingan alternatif
  4. Memiliki sifat adaptif, inklusif, komunikatif, estetis, dan etis.

Strategi pembelajaran, pengajaran dan pengujian

Strategi pengajaran dan  pembelajaran dilakukan berdasarkan metode Student Centered Learning (SCL), yang meliputi 5 strategi sbb:

  1. Pembelajaran langsung (Direct learning): terdiri dari kuliah dan praktikum, demonstrasi, presentasi, latihan, perbandingan dan perbedaan, pertanyaan yang mendidik
  2. Pembelajaran tidak langsung (Indirect learning): penyelidikan, studi kasus, pemecahan masalah, pemikiran, peta konsep
  3. Pembelajaran interaktif (Interactive learning): diskusi, debat, pemecahan masalah, pembelajaran yang kooperatif, latihan kelompok, wawancara
  4. Pembelajaran mandiri (Independent learning): pekerjaan rumah, penulisan paper, proyek penelitian, pembelajaran berdasarkan computer, e-learning
  5. e. Pembelajaran berdasarkan pengalaman: simulasi, organisasi visual/graphic, bermain peran, observasi, survei, fieldtrip

Strategi pengujian untuk menilai kemampuan mahasiswa dilakukan menggunakan berbagai metode. Secara umum dilakukan melalui quiz, praktikum, laporan praktikum, tugas atau evaluasi terhadap aktivitas mahasiswa dalam diskusi kelompok, dan ujian (UTS dan UAS). Untuk menyelesaikan level sarjana, mahasiwa harus mempersiapkan skripsi, seminar, dan ujian skripsi.

*Informasi lengkap dapat dilihat di Buku Panduan Sarjana IPB