Forum Mahasiswa Pascasarjana MSP selenggarakan Kuliah Umum Sumberdaya Perairan

  • -
IMG_0099

Forum Mahasiswa Pascasarjana MSP selenggarakan Kuliah Umum Sumberdaya Perairan

Category : Kuliah Umum

Forum Mahasiswa Pascasarjana MSP selenggarakan Kuliah Umum Sumberdaya Perairan

 

Bogor-Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan yang mengedepankan penegakan hukum dan menjaga kedaulatan diharapkan mampu menjaga kelestarian perikanan sehingga dapat tercapai pengelolaan perikanan yang terpadu. Oleh karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan tantangan kepada mahasiswa, untuk membuktikan pengaruh kebijakan tersebut terhadap kelestarian sumber daya ikan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Penanganan Pelanggaran, Ditjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bpk. Fuad Himawan, SH, MM saat menjadi narasumber Kuliah Umum dengan tema Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Fuad Himawan mengungkapkan bahwa seiring dengan tindakan hukum yang tegas terhadap Pelaku Ilegal Fishing, khususnya melalui kegiatan penenggelaman kapal,  jumlah kapal ikan yang melakukan penangkapan ikan ilegal di WPP RI terutama kapal asing menurun.“ Disini kami memberikan challenge bagi mahasiswa untuk meelakukan penelitian, apakah memang benar dengan berkurangnya kapal illegal fishing, jumlah stok ikan di perairan kita meningkat” ujarnya.

Ditambahkannya, pemberantasan illegal fishing  adalah salah satu upaya untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan. “Dengan adanya kebijakan tersebut, para pelaku illegal fishing dipaksa keluar dari laut kita. Kondisi  ini dapat membuat laut kita kosong sementara waktu dan memberikan waktu bagi ikan-ikan tumbuh dan berkembang biak,” terang pria yang juga menjabat sebagai Wakil Satgas 115 Bidang Justisia ini. Dikatakannya, Menurut hasil Komnas Kajian-Balitbang KP tahun 2016, terjadi peningkatan stock ikan yang signifikan dari nilai MSY 6,4 juta Ton pada tahun 1999  menjadi 12 juta Ton di tahun 2016.

Selain menghadirkan Direktur Penanganan Pelanggaran, Ditjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kuliah Umum yang dihadiri oleh mahasiswa Pascasarjana Strata-2 dan Strata-3 Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan IPB  ini juga mengundang pembicara dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI yang dihadiri oleh Dr. Eng. Lukijanto, ST, selaku Kabid Pengembangan Logistik  Terpadu Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI.

Dalam paparannya dikatakan, peran infrastruktur bidang maritim sangat vital dalam mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Dengan adanya infrastruktur, maka pembangunan di Papua akan sama dengan yang ada di Pulau Jawa. Bahkan, nantinya diharapkan tidak ada lagi disparitas harga terutama harga hasil laut,” terangnya. Dikatakannya, salah satu strategi pembangunan bidang maritim adalah mendorong pertumbuhan di luar Jawa  mengembangkan dan membangun infrastruktur di luar Jawa.

Diskusi Kuliah Umum yang dilaksanakan pada hari Kamis (14/9) ini sendiri bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa terkait kebijakan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI. Ketua Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK IPB, Dr. Ir. M. Mukhlis Kamal, M.Sc mengungkapkan, dengan adanya pengetahuan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengetahui konektifitas antara kebijakan pemerintah dengan keilmuan dari akademis, sehingga dapat diimplementasikan dalam penelitian.

Ketua Forum Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK IPB,
Surya Gentha Akmal, S.Pi mengatakan, kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 80 peserta dari mahasiswa program Magister (S2) dan program Doktor (S3) juga bertujuan untuk menyambut mahasiswa baru angkatan 2017. “Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang kebijakan pemerintah,” terangnya.