Buku Teknik Restocking Benih Sidat Di Perairan Umum
Karya Latifa Fekri, Tatag Budiardi dan Ridwan Affandi.

Cover Buku Teknik Restocking Benih Sidat di Perairan Umum

Ketika ancaman terhadap keberadaan sumber daya sidat datang dengan semakin intens, baik berupa penciutan habitatnya (sungai, danau, rawa, dan genangan air lainnya) akibat alih fungsi lahan dan pendangkalan, terhalangnya alur ruaya sidat baik dari arah hilir ke hulu maupun dari arah hulu ke hilir, pencemaran dari industri, pertanian dan pemukiman, maupun berupa eksploitasi benih secara berlebihan untuk kegiatan budidaya. Akankah kita biarkan semua terjadi?

Di beberapa negara yang memiliki sumber daya sidat, komoditas sidat telah dimanfaatkan sebagai sumber makanan sehingga komoditas ini telah berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian negara dan telah menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, walaupun akhir-akhir ini ada tendensi terjadi penurunan produksi akibat menurunnya pasokan benih untuk kegiatan budidayanya.

Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya sidat belum memanfaatkan sumber daya ini secara maksimal, padahal di sisi lain ancaman terhadap keberadaanya sangat besar. Apa yang harus kita lakukan agar sumber daya yang masih ada ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga dapat berkontribusi terhadap negara Bercermin pada negara-negara lain yang telah lebih dahulu memanfaatkan sumber daya sidat ini dan faktanya saat ini, di negara-negara tersebut sumber daya sidat telah berstatus terancam punah, maka tidak ada cara lain, Indonesia harus mengelola sumber daya sidat dengan benar, dan di dalam melaksanakan pengelolaannya harus melibatkan berbagai pihak terkait (pemerintah, pengusaha, dan masyarakat/LSM).

Download Ebooknya disini

Buku tersedia di IPB Book Store