Nama


: Dr. Yonvitner, S.Pi, M.Si


Jabatan


: Lektor Kepala


NIP


: 19750825 200501 1 003


Pangkat


: Penata Tk.1, III/d


S1


: Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 1999


S2


: Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 2001


S3


: Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 2011


Bidang Keahlian

 


: Dinamika Populasi & Lingkungan Perairan dan Sumberdaya Perikanan


Mata Kuliah yang diasuh : 1. Biologi Perikanan (S1)


    2. Dinamika Populasi Ikan (S1)


    3. Metode Penarikan Contoh (S1)



  4. Sumberdaya Perikanan (S1)


Email


: yonvitr@yahoo.com


Topik-topik Penelitian


: Ekologi-Biologi Simping


Jabatan Struktural


: Koordinator Kemahasiswaan Departemen


Karya Ilmiah
: Yonvitner dan Fahmi. 2012. Population Dynamics of Dominant Demersal Fishes Caught in Tambelan Islands Waters, Riau Archipelago Province. Jurnal Biodiversitas, Vol. 13(4):200-204. ISSN : 1412-033x


    Yonvitner, Isdrajad Setyobudiandi dan Yuli Ekawati. 2011. Pertumbuhan dan Reproduksi Kerang Darah (Anadara granosa Linn, 1758) di Perairan Teluk Lada, Labuana, Banten. Jurnal Moluska Indonesia, Vol.2(1) :15-22. ISSN : 2087-8532


    Yonvitner, Mennofatria Boer, Rokhmin Dahuri, Kardiyo Praptokardiyo, dan Isdrajad Setyobudiandi. 2010. Kelimpahan dan Biomassa  Populasi Simping (Placuna Placenta, Linn 1768) di Teluk Kronjo,  Kabupaten Tanggerang. Jurnal Moluska Indonesia, Vol.1 :17-25. ISSN : 2087-8532


    Yonvitner, dan Sutrisno Sukimin. 2009. Laju Pertumbuhan dan Penempelan Kerang Hijau (Perna viridis, Linn, 1789) Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi (Biologi Edukasi), Vol.1(2) :44-49. ISSN : 2085-6725


    Yusli Wardiatno, Yonvitner, dan Estri Octora Farmelia. 2008. Penggunaan Mean Damage Index (Mdi) Dalam Mengkaji Kerusakan Morfologi Benthos Yang Tertangkap Dengan Alat Tangkap Garok. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia, 15(2): 165-169. ISSN 0854-3194


    Bio-Ecology Kerang Lamis (Meretrix meretrix) di Perairan Marunda. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. Juni 2004, Jilid 11, No. 1 Hal : 61-66


    Revitalisasi Perikanan Memerlukan Perhatian Besar


    Rasio Biomasa dan Kelimpahan Makrozoobenthos Sebagai Penduga Tingkat pencemaran di Teluk Jakarta.


    Belajar dari Kegagalan Relokasi Nelayan


    Distribusi Spasial Populasi Simping (Placuna placenta) di Pesisir Tangerang


    Produktivitas Nelayan, Kapal dan Alat Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Indonesia


    Tinjauan  Sistem bagi Hasil perikanan Tangkap di Beberapa Lokasi pantai Utara Jawa (Kasus  Alat Tangkap Gillnet dan Cantrang)


    Model Daya Dukung Ekologi “Ecological Footprint” Pengembangan Pulau Wetar



  Penggunaan Mean Damage Index (MDI) dalam Mengkaji Kerusakan Morfologi Benthos yang Tertangkap dengan Alat Tangkap Garok